July 28, 2026

Pengantar Command Line.

Dasar-dasar penggunaan terminal untuk macOS dan Linux: navigasi direktori, mengelola file, serta perintah-perintah yang paling sering dipakai developer.

Command line (terminal) adalah cara berinteraksi dengan komputer lewat teks, bukan klik-klik antarmuka grafis. Bagi developer, menguasai command line dasar mempercepat banyak pekerjaan yang berulang.

Membuka Terminal

Di macOS, terminal bisa dibuka lewat aplikasi Terminal bawaan atau lewat Spotlight (Cmd + Space, ketik “Terminal”). Di Linux, biasanya tersedia lewat shortcut Ctrl + Alt + T tergantung distribusinya.

pwd          # menampilkan lokasi direktori saat ini
ls           # menampilkan isi direktori
ls -la       # menampilkan isi direktori termasuk file tersembunyi dan detail
cd proyek    # berpindah ke folder "proyek"
cd ..        # naik satu folder ke atas
cd ~         # kembali ke folder home

Mengelola File dan Folder

mkdir folder-baru        # membuat folder baru
touch catatan.txt        # membuat file kosong
cp asal.txt tujuan.txt   # menyalin file
mv lama.txt baru.txt     # memindah atau mengganti nama file
rm catatan.txt           # menghapus file
rm -r folder-lama        # menghapus folder beserta isinya

Perintah rm tidak memindahkan file ke tempat sampah — file langsung terhapus permanen, jadi selalu pastikan path yang ditulis benar sebelum menekan Enter.

Melihat Isi File

cat catatan.txt     # menampilkan seluruh isi file
head catatan.txt     # menampilkan 10 baris pertama
tail catatan.txt     # menampilkan 10 baris terakhir
tail -f log.txt      # memantau file secara real-time, berguna untuk log server

Mencari File dan Teks

find . -name "*.js"           # mencari semua file berekstensi .js
grep "TODO" main.js            # mencari kata "TODO" di dalam file
grep -r "TODO" ./src           # mencari secara rekursif di seluruh folder

Mengatur Izin File (khusus macOS/Linux)

chmod +x jalankan.sh   # menjadikan file bisa dieksekusi
./jalankan.sh           # menjalankan script

Menghubungkan Beberapa Perintah dengan Pipe

ls -la | grep ".md"   # menampilkan hanya file bertipe markdown
history | grep "git"   # mencari perintah git yang pernah dijalankan sebelumnya

Tanda | (pipe) mengalirkan output satu perintah menjadi input untuk perintah berikutnya, teknik yang sangat umum dipakai untuk menyaring atau mengolah output di terminal.

Kesimpulan

Menguasai navigasi dasar (cd, ls), pengelolaan file (cp, mv, rm), dan pencarian (find, grep) sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari seorang developer. Command line memang terlihat menakutkan di awal, tapi begitu terbiasa, banyak pekerjaan justru jadi lebih cepat dibanding lewat antarmuka grafis.

Hey! I’m Fanny, the software engineer tending to this digital garden. You can read more about me, or subscribe by email.

Comments