September 27, 2026
Desk Setup.
Perangkat yang aku pakai sehari-hari untuk kerja dari rumah, ngoding, bikin konten, sampai menjalankan server kecil di rumah.
Sejak kerja dari rumah, meja kerja jadi tempat aku menghabiskan sebagian besar hari: kerja kantor, ngoding proyek sampingan, sampai rekam suara untuk channel YouTube . Ini perangkat yang aku pakai sekarang.
Ringkasan
| Kategori | Perangkat |
|---|---|
| Laptop | MacBook Air M4 13" (16 GB / 256 GB) |
| Monitor | Lenovo L24-4C |
| Keyboard | Keychron K2 |
| Mouse | Logitech G304 |
| Mikrofon | FIFINE AmpliGame AM8 |
| Earphone | EarPods (USB-C) |
| TWS | Moondrop Space Travel |
| Penyimpanan eksternal | SanDisk Extreme Portable SSD 1 TB |
| Mini server | ZTE HG680-P |
| Laptop server | Acer Swift 3 SF314-54G |
Laptop — MacBook Air M4

Mesin utama untuk semuanya. Konfigurasiku 13 inci dengan 16 GB unified memory dan 256 GB SSD, warna Midnight.
- Chip Apple M4: CPU 10-core, GPU 8-core, Neural Engine 16-core
- Layar Liquid Retina 13,6 inci
- Tanpa kipas — senyap walau dipakai seharian
- Baterai hingga 18 jam
Kapasitas 256 GB memang pas-pasan untuk developer, jadi file besar aku pindahkan ke SSD eksternal.
Monitor — Lenovo L24-4C

Layar kedua supaya kode dan browser bisa dibuka berdampingan.
- 24 inci (23,8") IPS, Full HD 1920 × 1080
- 144 Hz dengan AMD FreeSync
- Kecerahan 250 nit, rasio kontras 1500:1
- Speaker bawaan
Keyboard — Keychron K2

Keyboard mekanik yang memang dirancang dengan layout Mac, jadi pas dipasangkan dengan MacBook.
- Layout 75% (84 tombol) — ringkas, tapi tombol panah dan F-row tetap ada
- Bluetooth 5.1, bisa terhubung ke 3 perangkat dan berpindah dengan satu kombinasi tombol
- Mode kabel lewat USB-C
- Baterai 4.000 mAh
Mouse — Logitech G304

Mouse gaming wireless yang ringan dan awet baterainya.
- Sensor HERO, hingga 12.000 DPI
- Koneksi LIGHTSPEED 2,4 GHz lewat receiver USB
- Satu baterai AA tahan sampai sekitar 250 jam
- 6 tombol yang bisa diprogram
Audio — FIFINE AM8, EarPods, dan Moondrop Space Travel

FIFINE AmpliGame AM8 adalah mikrofon untuk meeting dan rekam suara konten.
- Mikrofon dinamis, pola cardioid — lebih sedikit menangkap suara keyboard dan ruangan
- Koneksi USB (colok langsung) dan XLR (kalau nanti pakai audio interface)
- Tombol mute sentuh, kenop gain, jack headphone untuk monitoring tanpa latensi
- Lampu RGB

EarPods USB-C — earphone kabel sederhana. Tidak perlu di-charge dan tidak perlu pairing, tinggal colok.

Moondrop Space Travel — TWS untuk dipakai di luar meja.
- Driver dinamis 13 mm
- Bluetooth 5.3 (SBC/AAC)
- ANC hingga 35 dB dan mode transparency
- Sekitar 4 jam pemakaian, total hingga 16 jam dengan case
- Mode low latency 55 ms untuk game
Penyimpanan — SanDisk Extreme Portable SSD 1 TB

Penolong MacBook 256 GB: tempat project besar, bahan video, dan backup.
- Kapasitas 1 TB, kecepatan baca hingga 1.050 MB/s
- USB-C (USB 3.2 Gen 2)
- Bodi kecil dan tahan banting, gampang dibawa
Server di Rumah — ZTE HG680-P dan Acer Swift 3
Selain perangkat kerja, ada dua mesin yang menyala untuk keperluan self-hosting.
ZTE HG680-P adalah STB (set-top box) yang di Indonesia populer dijadikan mini server dengan Armbian.
- Amlogic S905X, quad-core ARM Cortex-A53 hingga 1,5 GHz
- RAM 2 GB, penyimpanan internal 8 GB
- Konsumsi daya sangat kecil — cocok menyala 24 jam untuk service ringan

Acer Swift 3 SF314-54G — laptop keduaku yang dulu menemani dari kuliah sampai kerja, sekarang pensiun dengan tugas baru sebagai laptop server. Cerita membangun home lab ada di catatan Home Lab Server .
Aplikasi yang aku pakai sehari-hari ada di catatan terpisah: Tools & Aplikasi Harian .

Hey! I’m Fanny, the software engineer tending to this digital garden. You can read more about me, or subscribe by email.