September 27, 2026

My First Laptop.

Netbook Intel Atom yang menemaniku dari SMP 2012, lewat SMK TKJ, sampai kuliah — lengkap dengan drama RAM 4 GB dan layar rusak 600 ribu.

Tahun 2012, waktu aku masih SMP, akhirnya aku punya laptop sendiri. Bukan laptop gaming, bukan juga laptop kencang — cuma sebuah netbook Acer Aspire One berlayar kecil dengan prosesor Intel Atom. Tapi dari layar 10 inci inilah perjalananku di dunia komputer dimulai.

Acer Aspire One


Spesifikasi

Tipe persisnya aku sudah lupa. Dari ciri-cirinya — Intel Atom, RAM DDR3 2 GB, Windows 7, dan dibeli tahun 2012 — kemungkinan besar ini seri Aspire One D270, netbook Acer generasi Cedar Trail yang ramai waktu itu. Spesifikasi di bawah adalah spesifikasi umum seri tersebut:

KomponenSpesifikasi
ProsesorIntel Atom N2600 (dual-core, 1,6 GHz, 1 MB L2, TDP 3,5 W)
GrafisIntel GMA 3600 (terintegrasi)
RAM2 GB DDR3 → aku upgrade jadi 4 GB
PenyimpananHDD 320 GB
Layar10,1 inci, 1024 × 600
Port3× USB 2.0, VGA, HDMI, card reader, LAN
Sistem operasiWindows 7 Starter 32-bit → Windows 8
Bobot± 1,3 kg

Drama RAM 4 GB

Namanya juga anak SMP yang baru kenal komputer, rasa penasarannya besar. Suatu hari aku menambah RAM jadi 4 GB, berharap laptopnya jadi lebih ngebut.

Ternyata tidak semudah itu. Windows 7 yang terpasang adalah versi 32-bit, dan sistem 32-bit hanya bisa memakai sekitar 3 GB RAM — sisanya tidak terbaca. Jadi 4 GB yang terpasang terasa sia-sia.

Solusinya waktu itu: pindah ke Windows 8, supaya RAM-nya bisa terpakai. Dari sini aku belajar pelajaran pertama soal komputer: hardware dan software harus cocok, bukan cuma “tambah RAM pasti lebih cepat”.


Layar Rusak, 600 Ribu Melayang

Karena ringan, laptop ini sering aku bawa ke mana-mana — termasuk waktu jalan-jalan. Sayangnya, justru di salah satu perjalanan itu layarnya rusak.

Biaya perbaikannya sekitar Rp 600 ribu. Untuk ukuran anak sekolah, itu jumlah yang lumayan bikin nyesek. Sejak itu aku jauh lebih hati-hati membawa laptop.


Dari SMP, SMK TKJ, Sampai Kuliah

Netbook kecil ini ternyata awet. Setelah SMP, aku melanjutkan ke SMK jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan), dan laptop ini tetap jadi andalan untuk belajar.

Bahkan waktu kuliah, laptop ini masih aku pakai, berdampingan dengan komputer pertamaku yang aku rakit tahun 2017.


Perpisahan di 2019

Tahun 2019, laptop ini akhirnya dijual kakakku, karena aku sudah punya laptop baru, Acer Swift 3 .

Spesifikasinya mungkin sudah jauh tertinggal, tapi netbook ini yang mengajariku banyak hal pertama: install ulang Windows, upgrade RAM, sampai belajar merawat barang sendiri.

Hey! I’m Fanny, the software engineer tending to this digital garden. You can read more about me, or subscribe by email.

Comments